Palembang, Menjelang kongres HMI ke- 26 di Palembang tanggal 28 Juli 2008, tampaknya tidak ada kerja-kerja tim yang baik. Terlihat beberapa koordinator-koordinator bidang menganggur relatif tidak ada kerja. Terlihat Muzakkir sebagai koordinator perlengkapan yang mengeluh tentang kepemimpinan ketua panasko harman syahri. "Hampir semua tugas diambil alih oleh ketua panitia" jelas Muzakkir kecewa.
Hingga berita ini diturunkan tidak ada hiruk-pikuk gaungnya pelaksanaan kongres di palembang ini. Malah yang ramai di sekretariat PB HMI jalan Diponegoro 16 Menteng Jakarta Pusat. Minggu, 20 Juli 2008 merupakan hari terakhir para calon kandidat mendaftarkan diri. Sehingga menjadi ajang "show up power". Agus Salim yang juga salah satu kandidat, turun bersama tim dengan menggunakan mobil taksi Mercy berhenti di pelataran parkir kantor PB HMI. Seharusnya semua panitia kongres sudahberada di lokasi kongres.
Begitu bobroknya kepanitian nasional, hingga tadi malam terjadi simpang siur berita tentang kesiapan penyelenggaraan. Namun demikian, Wawan Hasbuan selaku ketua umum HMI cabang Palembang menyatakan sikap optimis pelaksanaan kongres ini. Dia menilai, secara teknis , persiapan kongres hampir 80%. "Karena memang jauh-jauh hari sudah kami persiapkan dengan matang". pungkasnya.
Minggu, 20 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar